Kau yang Datang
Dikala hujan datang lebat
siang kian pekat mungkin malam
badai dari dalam terus membesar
guntur melintang di tengah petang
Kau yang di dalam
sabar, aku tunggu
kapankah datang
senyuman itu
tangisan itu
gumaman itu
aumaan yang kian
hari menerka-nerka
tiap detik letihnya lenyap
Tenanglah tenang
buah hatiku sayang
kami memelukmu
dari dalam
Tabahlah tabah
mentari pagiku
sinari waktunya
dimana-mana
disini saja
Tumbuhlah tumbuh
mekarlah mekar
seindah-indahnya
sewajar-wajarnya
sepuasnya
semaunya
sepantasnya
Bungaku
Komentar
Posting Komentar