Selamat Bulan Juni, Sapardi


Juni datang tanpa banyak gemericik suara
membawa gerimis yang akrab di jendela
seolah ada sajak yang belum selesai dibaca
dan karyanya kembali menyapa

Sapardi,
di bulan yang kau abadikan dengan romantika
hujan masih jatuh dengan harapan yang sama
menitipkan rindu pada daun-daun tua
dan mengajarkan cinta untuk tetap sederhana.

Selamat datang, Juni
bulan yang membuat kenangan bersemi kembali
bulan ketika langit tampak lebih puitis
dan hati belajar memahami sunyi
biarlah waktu terus berjalan
namun bait-baitmu tetap tinggal
menjadi teduh bagi yang lelah
menjadi rumah bagi yang kehilangan arah

Selamat Bulan Juni, Sapardi!
Jasadmu, suaramu, impianmu mungkin telah jauh berlayar
tetapi karya-karyamu masih tumbuh
di setiap hujan yang meresap di akar rumput itu

Komentar

Postingan Populer