Sukacita

Wahai sukacita, sukacita dihari yang satu
hari yang syahdu, syahwat membumbung rindu
walaupun hari yang satu terkungkung letupan-letupan sendu, tak sedikit pun berujung pilu

Dalam riang merah memabukkan
hening malam yang terkoyak-koyakkan
tari-tarian panjang yang sangat panjang
sejak gulita malam hingga bintang-bintang menghilang
desauan yang menipis dan resapan embun yang mengalir jauh dalam dahaga

Ahh ada angin menyibak rambutku, akankah kaki-kaki putihmu berkilauan
Di antara keremangan dan gemericik tenun sutera

Kemenangan hewan buas mencakar menerkam
di pucuk bukit, di tempat sempit dan hingga tempat matahari tersangkutkan
Biarlah biar sukacita ini membawa jalan ke sana

Komentar

Postingan Populer